Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Pemerintahan

BPBD Kab Bekasi Imbau Warga Waspadai Dampak Abu Vulkanik

1429
×

BPBD Kab Bekasi Imbau Warga Waspadai Dampak Abu Vulkanik

Sebarkan artikel ini
Keterangan Foto : Himbauan mitigasi abu vulkanik dampak erupsi gunung anak krakatau dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi, Minggu (6/9/2026).

Kabupaten Bekasi || Potretpublik – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak abu vulkanik dari aktivitas gunung berapi. Langkah mitigasi dinilai penting untuk melindungi kesehatan masyarakat serta menjaga keselamatan dan kelancaran aktivitas sehari-hari.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Darlog) BPBD Kabupaten Bekasi, Dody Supriadi, menyampaikan bahwa abu vulkanik dapat membahayakan kesehatan, mengganggu jarak pandang, merusak lingkungan, serta berpotensi menghambat aktivitas masyarakat.

“Abu vulkanik perlu diwaspadai karena dapat mengganggu kesehatan, jarak pandang, maupun aktivitas masyarakat. Karena itu, masyarakat perlu mengetahui langkah mitigasi yang tepat dan mengikuti informasi resmi dari instansi terkait,” ujar Dody, Minggu (06/09/2026).

Dody mengimbau masyarakat menggunakan masker yang baik, seperti N95/KN95 atau masker kain tiga lapis, untuk membantu melindungi saluran pernapasan dari paparan abu vulkanik.

Baca Juga :  Pertama di Jawa Barat, Pemkab Bekasi Cetak Sejarah Pengangkatan PPPK Terbanyak di Indonesia dan Raih Penghargaan dari BKN

“Masyarakat juga dianjurkan menggunakan kacamata atau pelindung mata guna menghindari iritasi,” imbuhnya.
Selain itu, masyarakat diminta tetap berada di dalam rumah dan menghindari aktivitas di luar ruangan ketika konsentrasi abu vulkanik tinggi. Penggunaan kendaraan juga sebaiknya dibatasi apabila tidak diperlukan karena abu vulkanik dapat mengurangi jarak pandang dan mengganggu kondisi kendaraan.

“Yang tidak kalah penting, masyarakat menjaga kebersihan dengan membersihkan abu yang menempel pada tubuh, kendaraan, maupun lingkungan dengan cara yang aman. Abu jangan sampai terhirup atau masuk ke dalam tubuh,” katanya.

BPBD juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga asupan makanan dan minuman dengan mengonsumsi makanan bergizi serta memperbanyak minum air putih.

“Tanaman dan hewan ternak turut perlu mendapat perlindungan dengan menutup tanaman dan kandang agar tidak langsung terpapar abu vulkanik,” tambahnya.
Lebih lanjut, masyarakat diminta memantau informasi resmi terkait perkembangan aktivitas gunung api dan imbauan kebencanaan dari BPBD, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), serta instansi terkait.
Dody menegaskan, kesiapsiagaan dan kepatuhan terhadap informasi resmi menjadi bagian penting dalam upaya mitigasi bencana.

Baca Juga :  Permohonan Informasi Tak Ditanggapi, Desa Mekarjaya Digugat di Komisi Informasi Jabar

“Dengan memahami langkah-langkah mitigasi dan mengikuti informasi resmi, kita dapat bersama-sama meminimalkan risiko serta menjaga keselamatan masyarakat,” tandasnya.

Selain itu BPBD Kabupaten Bekasi juga menyediakan layanan pengaduan dan informasi melalui Pusdalops BPBD Kabupaten Bekasi di nomor WhatsApp 0812-1907-1900 untuk laporan kejadian darurat maupun kebutuhan informasi terkait kebencanaan. (Red)