Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Pemerintahan

Deklarasi Damai Pilkades, Camat dan Kapolsek Cikarang Utara Kompak Jaga Pilkades Tetap Aman dan Kondusif

1439
×

Deklarasi Damai Pilkades, Camat dan Kapolsek Cikarang Utara Kompak Jaga Pilkades Tetap Aman dan Kondusif

Sebarkan artikel ini
Keterangan Foto : Kegiatan Deklarasi damai pilkades 2026 bersama camat dan kapolsek se Cikarang Utara, Jumat (18/9/2026).

Kabupaten Bekasi || Potretpublik – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak periode 2026-2034 di Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, diawali dengan Deklarasi Damai yang melibatkan seluruh unsur terkait. Kegiatan berlangsung di Aula Kecamatan Cikarang Utara, Jumat (18/9/2026), mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.

Deklarasi tersebut dihadiri unsur Muspika Kecamatan Cikarang Utara, para ketua panitia Pilkades, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, serta para calon kepala desa.

Camat Cikarang Utara, Enop Can, mengatakan Deklarasi Damai merupakan bentuk komitmen bersama seluruh pihak agar pelaksanaan Pilkades periode 2026-2034 berjalan sesuai ketentuan dan tidak menimbulkan konflik di tengah masyarakat.

“Deklarasi Damai ini adalah kesepakatan bersama agar pelaksanaan pemilihan kepala desa periode 2026-2034 bisa berjalan lancar, kondusif, aman dan damai,” ujar Enop Can.

Ia menyebutkan, dari 11 desa yang berada di wilayah Kecamatan Cikarang Utara, sebanyak delapan desa akan melaksanakan Pilkades serentak tahun 2026.

Enop Can juga mengingatkan seluruh calon kepala desa maupun pendukungnya untuk mengedepankan sikap dewasa dan saling menghormati. Menurutnya, seluruh calon merupakan putra-putri terbaik dari desa masing-masing yang memiliki kesempatan untuk mendapatkan kepercayaan masyarakat.

Baca Juga :  Pesta Rakyat Cap Go Meh Bogor Street Festival 2025 Resmi Dibuka

Kepada masyarakat yang telah terdaftar sebagai pemilih, ia mengimbau agar menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab sesuai ketentuan.

“Gunakan hak pilihnya yang sudah terdaftar di pemilihan kepala desa masing-masing. Walaupun berbeda-beda pilihan, namun kita tetap saudara,” pesannya.

“Siapa pun yang nantinya terpilih menjadi kepala desa, itulah yang terbaik. Jadi jangan sampai ada gesekan di antara warga terkait Pilkades ini,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolsek Cikarang Utara, Kompol Noach Hendrik Daud Dwaa, memastikan jajaran kepolisian telah menyiapkan pengamanan untuk mengawal seluruh rangkaian Pilkades serentak di wilayah Kecamatan Cikarang Utara.

Sebanyak 39 personel Polsek Cikarang Utara akan diterjunkan dan diperkuat personel Bantuan Kendali Operasi (BKO) dari Polda Metro Jaya. Secara keseluruhan, kekuatan pengamanan mencapai 287 personel.

Selain itu, pengamanan juga mendapat dukungan personel Brimob sebanyak 2 Satuan Setingkat Kompi (SSK) yang akan ditempatkan di sejumlah TPS sesuai kebutuhan dan hasil pemetaan kerawanan.

“Terkait pengamanan Pilkades, aparat kepolisian diterjunkan sebanyak 39 personel dari Polsek Cikarang Utara dan dibantu BKO Polda Metro Jaya, sehingga jumlah personel sebanyak 287 orang. Selain itu, dibantu BKO dari Brimob sebanyak 2 SSK yang ditempatkan di tiap-tiap TPS,” kata Kompol Noach.

Baca Juga :  Bupati Karawang Lantik Pejabat Administrator Bersamaan dengan Kegiatan Panen Raya di Cilamaya Kulon

Ia menjelaskan, pola pengamanan akan disesuaikan dengan kondisi serta karakteristik masing-masing TPS. TPS yang dipetakan memiliki potensi kerawanan lebih tinggi akan mendapatkan penempatan personel lebih banyak.

“Jadi beberapa titik TPS yang kita prediksi menjadi titik rawan akan kita tempatkan personel lebih banyak,” jelasnya.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat selama tahapan hingga pelaksanaan Pilkades.

Koordinasi dengan pemerintah kecamatan, panitia Pilkades, BPD, tokoh masyarakat dan seluruh unsur terkait juga terus dilakukan guna memastikan setiap tahapan berjalan aman dan sesuai ketentuan.

“Semoga pada pelaksanaan Pilkades serentak tahun ini berjalan aman dan lancar,” ujarnya.

Perbedaan pilihan merupakan bagian dari demokrasi, sementara persatuan dan keamanan masyarakat menjadi tanggung jawab bersama. (Rbn/Red)