Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Pemerintahan

Peringati Hari Koperasi Nasional ke-79, Pemkab Bekasi Gelorakan Transformasi Koperasi Modern

1069
×

Peringati Hari Koperasi Nasional ke-79, Pemkab Bekasi Gelorakan Transformasi Koperasi Modern

Sebarkan artikel ini
Keterangan Foto : Pemkab Bekasi menggelar upacara peringatan hari koperasi nasional ke-79 tahun 2026 bertempatbdi plaza pemkab bekasi, Jumat (17/6/2026).

Kabupaten Bekasi || Potretpublik – Pemerintah Kabupaten Bekasi menggelar Upacara Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 Tahun 2026 di Plaza Pemerintah Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat, Jumat (17/7). Upacara dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin, selaku Pembina Upacara, serta diikuti jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN), insan koperasi, pelaku usaha, dan berbagai pemangku kepentingan di bidang perkoperasian.

Peringatan Hari Koperasi Nasional tahun ini mengusung tema “Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya” yang mengandung makna bahwa Indonesia tidak akan menjadi bangsa yang maju apabila ekonomi rakyat masih tertinggal.

Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi mengajak seluruh peserta upacara memanjatkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas terselenggaranya peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79. Momentum tersebut juga dimanfaatkan untuk menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan koperasi di daerah, mulai dari pengurus, pengawas, pengelola, anggota, hingga para pegiat koperasi yang selama ini terus menjaga eksistensi serta mengembangkan koperasi.

Ia juga menegaskan bahwa Hari Koperasi tidak boleh dimaknai sebatas agenda seremonial tahunan. Lebih dari itu, peringatan ini menjadi momentum strategis untuk meneguhkan kembali jati diri koperasi sebagai sokoguru perekonomian nasional yang memiliki peran besar dalam memperkuat ekonomi rakyat, menciptakan pertumbuhan yang inklusif, serta menghadirkan kesejahteraan yang merata bagi masyarakat.

“Peringatan Hari Koperasi bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi momentum untuk meneguhkan kembali peran koperasi sebagai sokoguru perekonomian nasional yang mampu memperkuat ekonomi rakyat serta mewujudkan pertumbuhan yang inklusif dan berkeadilan,” ujar Endin Samsudin saat membacakan amanat Menteri Koperasi Republik Indonesia.

Baca Juga :  DPRD Karawang Gelar Raker Raperda Terkait Pengelolaan Sampah

Sekda juga mengingatkan kembali pemikiran Bung Hatta sebagai Bapak Koperasi Indonesia yang menempatkan koperasi bukan hanya sebagai badan usaha semata, melainkan sebagai gerakan ekonomi yang dibangun atas semangat gotong royong, kekeluargaan, dan demokrasi ekonomi. Nilai-nilai tersebut dinilai tetap relevan hingga saat ini karena memberikan kesempatan yang sama bagi setiap anggota untuk berkembang serta memastikan bahwa keberhasilan koperasi tidak hanya diukur dari keuntungan, tetapi juga dari meningkatnya kesejahteraan seluruh anggotanya.

Sejalan dengan semangat tersebut, pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto terus memperkuat posisi koperasi sebagai instrumen strategis pembangunan ekonomi rakyat. Salah satu langkah nyata yang tengah dijalankan adalah pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang diproyeksikan menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat. Kehadiran koperasi tersebut diharapkan mampu memperpendek rantai distribusi, memperkuat akses pembiayaan, memperluas pemasaran produk lokal, sekaligus menghadirkan layanan ekonomi yang lebih dekat dengan masyarakat.

“Pemerintah berkomitmen menjadikan koperasi sebagai instrumen utama pembangunan ekonomi rakyat. Karena itu, koperasi harus terus diperkuat agar mampu menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat yang memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan anggotanya,” tegasnya.

Baca Juga :  Musrenbang Tingkat Kab Bogor, Ketua DPRD Sastra Winara : Aspirasi Rakyat Kita Kawal

Lebih lanjut, pihaknya menegaskan bahwa koperasi masa kini harus meninggalkan stigma lama sebagai organisasi yang lambat dan konvensional. Koperasi dituntut menjadi organisasi yang sehat, profesional, transparan, inovatif, serta mampu memanfaatkan teknologi digital dalam menjalankan aktivitas usahanya. Digitalisasi koperasi menjadi salah satu langkah strategis agar koperasi semakin efisien, mampu menjangkau pasar yang lebih luas, meningkatkan kualitas pelayanan kepada anggota, serta memiliki daya saing di tingkat nasional maupun global.

“Sudah saatnya koperasi bertransformasi menjadi koperasi modern yang memanfaatkan teknologi digital, memiliki tata kelola yang profesional, serta mampu bersaing di tengah perkembangan ekonomi global,” ujarnya.

Menutup amanatnya, ia mengajak seluruh insan koperasi di Indonesia untuk menjadikan peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 sebagai momentum memperkuat semangat gotong royong, meningkatkan tata kelola kelembagaan, memperluas kolaborasi, serta mengajak semakin banyak generasi muda bergabung dalam gerakan koperasi. Dengan semangat kebersamaan dan inovasi, koperasi diyakini akan terus tumbuh menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan Indonesia yang maju, adil, makmur, dan sejahtera.

“Mari jadikan Hari Koperasi ke-79 sebagai momentum memperkuat gerakan koperasi Indonesia. Dengan koperasi yang profesional, modern, inovatif, dan berdaya saing, kita optimistis mampu membangun ekonomi rakyat yang kuat menuju Indonesia yang berjaya,” pungkasnya. (Red)