Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Hukum

Lapas Kelas IIA Cikarang Gelar Sholat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Kurban

1429
×

Lapas Kelas IIA Cikarang Gelar Sholat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Kurban

Sebarkan artikel ini
Keterangan Foto : Lapas Kelas IIA Cikarang menggelar sholat idul adha , Rabu (27/5/2026).

Kabupaten Bekasi || Potretpublik – Perayaan hari raya idul adha di lakukan Lembaga Permasyarakatan kelas IIA Cikarsng dengan melakukan sholat idul adha dan penyembelihan hewan kurban bersama dengan para petugas dan warga binaan di tempat tersebut.

Bertempat di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cikarang,pelaksanaan kegiatan Sholat Hari Raya Iduladha 1447 H/2026 M dengan ber kumpul di Lapangan Rumput Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cikarang dengan diikuti oleh Kepala Lapas Cikarang, pejabat manajerial, petugas Lapas Cikarang, serta warga binaan pemasyarakatan yang beragama Islam.

Dalam pelaksanaan sholat idul Adha Bertindak sebagai khatib dan imam dalam pelaksanaan Sholat Iduladha yaitu Ustadz Misbahul Ulum, S.H. dari Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Bekasi yang menyampaikan khutbah mengenai makna keikhlasan, pengorbanan, serta pentingnya meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.

Usai pelaksanaan Sholat Iduladha, kegiatan dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban sesuai syariat Islam yang dilaksanakan oleh panitia kurban Lapas Kelas IIA Cikarang dengan menyembelih sebanyak 16 (Enam belas) ekor hewan kurban, yang terdiri dari 12 (dua belas) ekor sapi dan 4 (Empat) ekor kambing.

Baca Juga :  Kajati Jabar Lakukan Kunjungan Kerja Ke Kejari Subang dan Kejari Purwakarta

Adapun bentuk kepedulian sosial dan penguatan hubungan dengan masyarakat sekitar Lapas Cikarang, 2 (dua) ekor sapi kurban tidak disembelih di dalam Lapas, melainkan disalurkan kepada Desa Binaan Lapas Kelas IIA Cikarang.

“Selain melakukan penybelihan hewan kurban di dalam lapas, kami juga salurkan 1 (satu) ekor sapi diserahkan kepada Mushola Jamilah Nur Sobar, RT 014 RW 008, Desa Pasirtanjung, Kecamatan Cikarang Pusat, KabupatenBekasi dan 1 (satu) ekor sapi diserahkan kepada Mushollah Nurul Falah, KampungSampora RT 002 RW 010, Desa Pasirtanjung, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi”tutur Kalapas Urip Dharma Yoga di sela kegiatan penyembelihan.

Dijelaskan Urip Dharma Yoga dalam proses penyembelihan dilaksanakan dengan memperhatikan aspek kebersihan, kesehatan, keamanan, dan ketentuan syariat Islam guna menjamin pelaksanaan ibadah kurban berjalan dengan baik dan sesuai ketentuan,sedangkan ,Daging hasil penyembelihan dipotong, ditimbang, dan dikemas oleh panitia bersama warga binaan yang terlibat dalam kegiatan sebagai bentuk pembinaan kepribadian, keterampilan, serta penanaman nilai gotong royong.

“Seluruh proses pengolahan dan pendistribusian daging kurban dilaksanakan secara tertib, terkoordinasi, dan transparan untuk memastikan pemerataan distribusi kepada seluruh pihak yang berhak menerima;Dua Ekor Sapi didistribusikan kepada Desa binaan Lapas Cikarang, serta masyarakat yang berhak menerima sesuai ketentuan yang telah ditetapkan panitia;-Sebagai bentuk kepedulian sosial dan upaya mempererat hubungan dengan masyarakat sekitar, panitia kurban Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cikarang telah mendistribusikan sebanyak 190 (seratus sembilan puluh) bungkus daging kurban kepada 190 (seratus sembilan puluh) Kepala Keluarga (KK) yang berada di lingkungan sekitar Lapas Kelas IIA Cikarang”ucap Urip Dharma Yoga.

Baca Juga :  KPK Segel Ruang Kerja Bupati Bekasi Terkait OTT Dugaan Kasus Jual Beli Proyek

“Kegiatan ini menjadi sarana untuk menumbuhkan nilai kepedulian sosial, kebersamaan, solidaritas, dan rasa syukur di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cikarang,Seluruh rangkaian kegiatan Hari Raya Iduladha 1447 H/2026 M ditutup dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT atas kelancaran pelaksanaan kegiatan”terangnya

“Diharapkan dengan kegiatan ini, dapat meningkatkan pelaksanaan kegiatan keagamaan sebagai sarana pembinaan kepribadian dan spiritual bagi warga binaan pemasyarakatan,serta memperkuat sinergi antara petugas dan warga binaan dalam pelaksanaan kegiatan sosial keagamaan guna menumbuhkan nilai kebersamaan dan kepedulian sosial”pungkas Urip Dharma Yoga. (Red)