Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Budaya

Lestarikan Tradisi Leluhur, Pemdes Tanjungbaru Gelar Festival Hajat Bumi Iring-iringan Kepala Kerbau

1590
×

Lestarikan Tradisi Leluhur, Pemdes Tanjungbaru Gelar Festival Hajat Bumi Iring-iringan Kepala Kerbau

Sebarkan artikel ini
Keterangan Foto : Kepala Desa TanjungBaru Dudu Sumbali, S.H bersama Sekcam Cikarang Timur H. Aris Sadikin Asnawi turut hadir dalam acara festival Hajat Bumi Iring-iringan Kepala Kerbau di Desa TanjungBaru, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Jumat (12/6/2026).

Kabupaten Bekasi || Potretpublik – Pemerintah Desa (Pemdes) Tanjungbaru, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, kembali menggelar ritual adat tahunan “Hajat Bumi”. Acara yang berlangsung khidmat sekaligus meriah ini menyedot perhatian warga melalui festival iring-iringan kepala kerbau sebagai simbol rasa syukur dan pelestarian budaya lokal.

‎Kegiatan ini merupakan sinergi antara Pemdes Tanjungbaru dengan berbagai elemen desa, mulai dari BPD, LPM, Bumdes, Karang Taruna, hingga Kopdes Merah Putih. Hadir pula unsur tokoh masyarakat, tokoh agama, serta Sekretaris Kecamatan Cikarang Timur, Aris Sadikin Asnawi, S.E., MM., yang turut memberikan dukungan atas terselenggaranya acara tersebut.

Simbol Rasa Syukur dan Pelestarian Budaya

‎Kepala Desa Tanjungbaru, Dudu Sumbali, S.H., menegaskan bahwa Hajat Bumi bukan sekadar seremonial, melainkan amanah budaya yang harus dijaga dari generasi ke generasi.

‎”Kegiatan Hajat Bumi ini rutin dilakukan oleh Pemerintah Desa Tanjungbaru dari tahun ke tahun. Ini adalah simbol adat istiadat yang dimiliki desa kami sejak dulu dan wajib untuk terus kita lestarikan,” ujar Dudu Sumbali saat memberikan keterangan kepada media, Jumat (12/6/2026).

‎Iring-iringan kepala kerbau yang menjadi ikon utama festival ini melambangkan penghormatan terhadap alam dan doa agar hasil bumi di wilayah Desa Tanjungbaru tetap melimpah serta membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat.

‎Antusiasme dan Komentar Warga
‎Kemeriahan acara ini pun mendapat sambutan hangat dari warga setempat yang memadati lokasi sejak pagi hari.

Baca Juga :  Sebanyak 30 Finalis Siap Berlaga di Malam Grand Final Pemilihan Abang Mpok Kab Bekasi Tahun 2025

‎Haji Mansur (58), salah satu tokoh masyarakat setempat, menyatakan kebanggaannya terhadap konsistensi pemerintah desa dalam menjaga tradisi.
‎”Alhamdulillah, acara seperti ini bikin kampung jadi guyub (rukun). Kami senang karena anak-anak muda jadi tahu kalau kita punya budaya yang hebat. Jangan sampai hilang ditelan zaman,” ungkapnya.

‎Senada dengan itu, Siti Aminah (34), seorang warga Dusun II, mengaku terkesan dengan festival tahun ini yang dinilainya lebih tertata.
‎”Ramai sekali tadi pas iring-iringan kepala kerbau. Selain jadi tontonan, ini juga jadi ajang silaturahmi buat warga satu desa. Semoga tahun depan lebih meriah lagi dan membawa berkah buat petani di sini,” harap Siti.

‎Dukungan Pihak Kecamatan
‎Sekretaris Kecamatan Cikarang Timur, Aris Sadikin Asnawi, turut mengapresiasi langkah Pemdes Tanjungbaru. Menurutnya, kegiatan berbasis kearifan lokal seperti ini memperkuat identitas Kabupaten Bekasi di tengah kemajuan industri yang pesat.

‎Acara ditutup dengan doa bersama dan makan bersama (munggahan) sebagai wujud rasa persaudaraan antar warga dan perangkat desa. (Lkmn/Red)

Baca Juga :  Pesta Rakyat Cap Go Meh Bogor Street Festival 2025 Resmi Dibuka