Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
HukumPendidikan

Kapolsek Kedungwaringin Giat Police Go To School di YPI Az Zhahiriyah

62
×

Kapolsek Kedungwaringin Giat Police Go To School di YPI Az Zhahiriyah

Sebarkan artikel ini

Kabupaten Bekasi, Potretpublik.co.id – Police go to School merupakan sebuah program gagasan Polri untuk memberikan kegiatan pendidikan di sekolah oleh anggota Polri melalui metode sosialisasi,ceramah,seminar, dan metode lainnya. Disamping itu,Police go to Scholl dilaksanakan sebagai upaya memupuk kedekatan dengan masyarakat khususnya para pelajar.

Seperti yang dilakukan Kapolsek Kedungwaringin AKP Aliyani SH,melalui kegiatan Police go to school di Pondok Pesantren (PONPES) Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Az Zhahiriyah yang berlokasi di Kampung Baleker Rt 001/003 Desa Waringinjaya Kecamatan Kedung waringin Kabupaten Bekasi pada Senin,(11/11/2024).

Dalam kesempatan tersebut,Kapolsek Kedungwaringin membahas terkait,Bahaya Narkoba,perundungan,stop tawuran dan kedisiplinan pelajar.

Perlu di ketahui,Penyalahgunaan narkoba memiliki dampak yang sangat merugikan, baik secara fisik, mental, sosial, maupun ekonomi, diantara nya berdampak ke kesehatan yaitu kerusakan organ tubuh, dan Kecanduan, sehingga bagi siapa saja yang menggunakan/mengkonsumsi, memiliki, atau memperjualbelikan narkoba adalah tindakan ilegal yang dapat menyebabkan pengguna menghadapi hukuman penjara, denda, atau catatan kriminal yang merusak masa depan anak-anak sekalian,kata AKP Aliyani.

Baca Juga :  Kejati Jabar Jalin Kerjasama dengan PT Pegadaian Kanwil x Bandung Untuk Tangani Permasalahan Hukum Perdata dan TUN

Hindari bullying / perundungan di sekolahan, karena hal tersebut memiliki dampak negatif yang sangat serius, baik bagi korban, pelaku, maupun lingkungan sosial secara keseluruhan,tambahnya.

⁠Tawuran adalah fenomena yang memerlukan perhatian serius dari masyarakat, pemerintah, dan institusi pendidikan. Upaya pencegahan, edukasi, dan intervensi dini sangat penting untuk meminimalkan dampak negatif ini dan menciptakan lingkungan yang lebih aman serta harmonis, Hindari nongkrong nongkrong di luar jam pelajaran, yang dapat menimbulkan perilaku negatif seperti tawuran dan berbuat kriminal.

Ia juga berharap, Siswa harus memiliki jiwa yg santun, berbudi pekerti luhur dan akhlak yg mulia. Belajar menjadi pemimpin, mulai dari sekolah dan ikuti kegiatan kegiatan positif yang ada di sekolah. Tingkatkan disiplin, rajin belajar dan patuh kepada guru, orang tua dan santun kepada siapa saja. ⁠Terus belajar dan berlatih agar tercapai cita cita. Siswa harus tertib dan taat berlalu lintas saat mengendarai sepeda motor, tidak boleh berboncengan lebih dari 2 orang, selalu memakai helm dan plat nomor harus terpasang. Siswa harus memiliki dasar agama yang kuat untuk menangkal semua bentuk pengaruh negatif.tutupnya.(Red)

Baca Juga :  Hardiknas 2025, Bupati Bekasi Dorong Wujudkan Pendidikan Berkualitas