Kabupaten Bekasi || Potretpublik – Polres Metro Bekasi resmi memulai Operasi Kepolisian Mandiri Kewilayahan Wibawa Mukti Jaya 2026 sebagai langkah pengamanan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026 di Kabupaten Bekasi. Hal tersebut ditandai dengan pelaksanaan Apel Gelar Pasukan yang digelar di Lapangan Promoter Polres Metro Bekasi, Jumat (24/7/2026).
Apel dipimpin langsung oleh Pelaksana Harian (Plh.) Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol. Ikhlas Putro Wasono, S.I.K., serta dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bekasi, pejabat utama Polres Metro Bekasi, para Kapolsek jajaran, perwakilan Sat Brimob Polda Metro Jaya, TNI, Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Satpol PP, para camat se-Kabupaten Bekasi, Pokdar Kamtibmas, organisasi kemasyarakatan, komunitas ojek daring, hingga lembaga swadaya masyarakat.
Dalam amanatnya, Kombes Pol. Ikhlas Putro Wasono menegaskan bahwa Operasi Wibawa Mukti Jaya 2026 merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjamin keamanan seluruh tahapan Pilkades Serentak agar berlangsung aman, tertib, damai, dan kondusif.
“Operasi ini dilaksanakan dalam rangka pengamanan Pemilihan Kepala Desa Serentak di wilayah Kabupaten Bekasi Tahun 2026,” ujar Kombes Pol. Ikhlas.
Ia menjelaskan, Pilkades Serentak tahun ini akan berlangsung di 154 desa dari total 187 desa yang ada di Kabupaten Bekasi. Besarnya jumlah desa yang melaksanakan pemilihan menjadikan operasi pengamanan ini sebagai salah satu agenda strategis yang membutuhkan kesiapan personel dan sinergi lintas instansi.
Untuk mendukung pengamanan, Polres Metro Bekasi mengerahkan sebanyak 4.222 personel gabungan, terdiri atas 700 personel Polsek jajaran, 400 personel Polres Metro Bekasi, serta 3.122 personel Bantuan Kendali Operasi (BKO) dari Polda Metro Jaya.
“Seluruh personel tersebut akan kita libatkan dalam pengamanan Pilkades Serentak agar seluruh tahapan dapat berjalan aman, lancar, dan kondusif,” tegasnya.
Selain kesiapan aparat, Plh. Kapolres juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Bekasi, khususnya warga di 154 desa yang akan menggelar Pilkades, untuk turut menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama seluruh tahapan pemilihan berlangsung.
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum tentu benar maupun provokasi yang berpotensi memecah belah persatuan dan mengganggu jalannya demokrasi di tingkat desa.
“Mari kita jaga rumah kita sendiri. Jangan sampai kita terprovokasi dan jangan sampai mau diadu domba oleh orang-orang yang ingin membuat kacau pesta demokrasi ini,” pesannya.
Kombes Pol. Ikhlas juga mengimbau masyarakat agar menggunakan hak pilih secara bijaksana dengan memilih calon kepala desa yang memiliki integritas, kapasitas, dan komitmen membangun desa.
Menurutnya, perbedaan pilihan merupakan hal yang wajar dalam demokrasi. Karena itu, siapa pun yang nantinya terpilih harus mampu menjadi pemimpin bagi seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang maupun pilihan politik.
“Menang kalah itu biasa dalam demokrasi. Yang menang jangan sombong, tetapi tetap merangkul seluruh masyarakat, baik yang memilih maupun yang tidak memilih, agar bersama-sama membangun desa,” ujarnya.
Sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan, masyarakat juga diminta segera melaporkan setiap informasi yang berpotensi mengganggu jalannya Pilkades kepada Polsek terdekat, Polres Metro Bekasi, maupun melalui layanan darurat Call Center 110 yang dapat diakses secara gratis.
Melalui pelaksanaan Operasi Wibawa Mukti Jaya 2026, Polres Metro Bekasi berharap seluruh tahapan Pilkades Serentak di Kabupaten Bekasi dapat berjalan aman, damai, lancar, jujur, dan demokratis, sehingga mampu melahirkan kepala desa yang amanah, berintegritas, serta mampu membawa kemajuan bagi desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Rbn/Red)


