Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Pendidikan

Wali Murid Keluhkan Sapras di SMPN 3 Klari Rusak, Kepsek Ungkap Kendala Anggaran

1044
×

Wali Murid Keluhkan Sapras di SMPN 3 Klari Rusak, Kepsek Ungkap Kendala Anggaran

Sebarkan artikel ini
Keterangan foto : Sarana dan Prasarana (Sapras) yang rusak di SMPN 3 Klari, Rabu (12/8/2026).

Karawang || Potretpublik – Salah satu wali siswa SMP Negeri 3 Klari yang letak rumahnya berdekatan dengan lingkungan sekolah mengeluhkan mengenai Sarana dan Prasarana (Sarpras) SMP tersebut karena banyak yang sudah tidak layak dan adanya kerusakan dibeberapa ruangan mulai dari roombel sampai sarana lainnya.

Hal ini pastinya sangat dikhawatirkan oleh seluruh orang tua siswa dengan ketidak kenyamanan fasilitas pendidikan yang dienyam oleh putra-putrinya.

Ketika Nuansa Metro mengkkonfirmasi kebenarannya terkait keluhan dari orangtua siswa ke pihak sekolah Kepala Sekolah (Kepsek) SMP Negeri 3 Klari Muslih Hidayat yang baru menjabat, membenarkan, hal ini umumnya berakar pada keterbatasan anggaran operasional, ruang kelas yang rusak berat, serta lonjakan jumlah siswa yang tidak sebanding dengan fasilitas yang ada.

Masalah utama yang sering dikeluhkan adalah kerusakan berat bangunan lama banyak gedung SMP mengalami kerusakan struktur parah (atap bocor, dinding retak) yang tidak boleh diperbaiki menggunakan walaupun ada Dana BOS karena regulasi membatasi BOS hanya dua puluh persen itu pun hanya untuk pemeliharaan ringan/sedang.

Baca Juga :  Pemkab Bekasi Edukasi Siswa SMAN 2 Cikarang Pusat tentang Pola Makan B2SA

Kepala sekolah pun mengatakan, ketika pada Sistem Penerimaan Peserta Murid Baru (SPMB), kami sangat menyayangkan banyak calon siswa yang tidak diterima dikarenakan gedung sekolah ruangan belajarnya terbatas. Akibat lonjakan kuota siswa baru pun sekolah kekurangan mebeler dasar, sehingga siswa terpaksa belajar dengan fasilitas seadanya.

Fasilitas yang harapkan diantaranya fasilitas Digital Penunjang Asesmen Keterbatasan laboratorium komputer, jaringan internet, dan proyektor untuk mendukung Kurikulum Merdeka dan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK). Jelasnya. (Red)