Jakarta || Potretpublik – Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh menargetkan seluruh siswa, mulai SD, SMP, dan SMA di daerahnya bisa membaca tulis Al Qur’an lewat program Modul Belajar Gratis. Hal itu ia sampaikan saat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang meraih penghargaan “Leading Inclusive Learning Access Initiative” dalam CNN Indonesia Awards 2026.
Dalam dua tahun pemerintahannya, ia telah mencanangkan program Modul Belajar Gratis untuk seluruh siswa SD hingga SMP. Menurut dia, program itu sebagai solusi bagi orang tua siswa yang selama ini terbebani untuk membeli LKS.
“Alhamdulillah, kepercayaan dan apresiasi terhadap berbagai program Pemerintah Kabupaten Karawang terus menjadi motivasi bagi kami untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya usai menerima penghargaan CNN Indonesia Award di Jakarta, Jumat (6/11/2026).
Bupati Aep berharap, program tersebut ke depan bisa memperbaiki sumber daya manusia (SDM) di wilayahnya. Sebab, kata dia, pembangunan di daerah bukan hanya dilakukan secara fisik, namun juga manusia.
Ke depan, ia menargetkan seluruh siswa di Karawang bisa membaca dan menulis Al-Qur’an. Selain lewat LKS, program itu akan dilakukan lewat ekstrakurikuler.
Sebab, lanjut dia, selain sebagai daerah industri, Karawang tercatat memiliki 560 pesantren. Sehingga, selain ilmu pengetahuan umum, seluruh siswa juga memiliki pengetahuan di bidang agama.
“Kami akan memasukkan muatan lokal atau ekstrakurikuler ‘Membaca dan Menulis Al-Qur’an’ ke dalam kurikulum di 853 SD, 90 SMP Negeri, serta TK yang tersebar di seluruh Kabupaten Karawang,” kata dia.
“Karawang Maju bukan sekadar slogan, tetapi komitmen untuk terus menghadirkan perubahan dan manfaat bagi seluruh masyarakat Karawang,” tambahnya.
Pemkab Karawang menghadirkan modul atau lembar kerja siswa (LKS) gratis bagi seluruh siswa SD dan SMP negeri mulai tahun ajaran 2026/2027. Implementasi ini dipercepat dari rencana sebelumnya setahun kemudian.
Anggaran sebesar Rp7 miliar dialokasikan untuk program ini agar siswa bisa mendapatkannya secara gratis. Dengan demikian, bahan pembelajaran tak lagi menjadi beban pengeluaran orang tua di Karawang. (Red/Adv)



